Sulit Hamil Untuk Kedua Kali

Meskipun Anda sudah sukses melahirkan si buah hati, bisa saja Anda memiliki masalah kesuburan setelah itu. Jika Anda satu dari sekian banyak orang yang memiliki masalah secondary infertility (sulit hamil untuk kedua kali), beberapa fakta berikut bisa membantu Anda memahami kondisi yang sedang Anda alami.

sulit

FAKTA
Berdasarkan National Survey of Family Growth di AS, lebih dari 1 juta pasangan berjuang untuk keluar dari secondary infertility. Kasus seperti ini memang sering terjadi. Penyebabnya bervariasi. Yang paling sering adalah infeksi tiba-tiba yang dialami ibu dan stres yang dialami salah satu atau pasangan. Selain itu, terdapat beberapa penjelasan logis, seperti istri atau suami yang tergolong subur menikah dengan orang lain yang tergolong infertil, atau pasangan tersebut sebenarnya sudah memiliki masalah kesuburan sejak kehamilan pertama. Misalnya, istri terkena endometriosis, masa ovulasi yang tidak menentu, atau terkena penyakit pada tuba falopii. Bisa juga suami mengalami penurunan konsentrasi atau kemampuan pergerakan sperma.

Penyebab lain secondary infertility adalah faktor usia. Jangka waktu lima tahun bisa sangat berpengaruh terhadap siklus kesuburan wanita dan kualitas sperma pria. Trauma pasca-melahirkan juga bisa menjadi penyebab kesulitan memiliki anak kedua atau ketiga. Pasangan yang sudah memiliki anak kerap mengabaikan masalah kesuburan, padahal kasus secondary fertility banyak terjadi. Karena itu, penting bagi pasangan untuk memeriksakan kesuburan begitu menemui kesulitan hamil untuk kedua kali. Continue reading