Bahaya-Bahaya Menu Mewah

hah

Ciri masakan dari tiap kebudayaan cukup unik. Orang Amerika punya hamburger, orang Perancis kaya saus, orang Jepang senang ikan mentah. Meskipun demikian, komponen-komponen dasai nutrisi, dan juga mbkanan-makanan tertentu dari semua menu memerlukan perbandingan obat penyakit gula darah. Dan perbandingan-perbandingan demikian mengungkapkan bahwa selama sekitar abad terakhir pola konsumsi yang seringkali disebut “menu mewah’, telah merupakan tradisi dalam negara-negara industri di Barat. Menu mewah hanya berkembang pada mereka yang pendapatannya melampaui tingkat subsistensi, yang pasarannya menyediakan secara berlimpah hasil-hasil dari sistem pertanian yang sangat produktif – dan nama itu bermula dari situ.

Mereka yang menunya mewah banyak mengkonsumsi protein hewani dan lemak seperti daging dan susu dengan segala produknya. Mereka memilih makanan-makanan dari tepung dan gula, dan meninggalkan makanan-makanan yang kaya karbohidrat seperti bijibijian, umbi-umbian, buah-buahan serta sayur-mayur. Dan mereka semakin banyak memilih makanan-makanan yang diolah secara komersial daripada makanan-makanan segar. Menu mewah merupakan kebiasaan yang sangat luas di Amerika Utara, akan tetapi ia juga sudah mulai berkembang di Eropa Barat. Jepang dan Uni Sovyet yang lambat meninggalkan menu tradisional yang berpusat pada biji-bijian dan kentang, juga sudah mulai mengembangkannya.

Menu yang kaya dengan daging olahan juga memikat kaum elite perkotaan di Afrika. Aiia, dan Amerika Latin. Di pasar dan meja makan, daya tarik daging, kentang olahan, dan gula ternyata lebih kuat daripada menu tradisional. Sebelum abad ini, tak pernah sebanyak ini orang makan demikian “baik”. Akan tetapi apakah makanan-makanan mewah itu baik? Dengan ukuran-ukuran nutrisi tradisional, jawabannya nampaknya adalah ya. Menu mewah memberikan protein dalam jumlah yang berlimpah, energi dalam jumlah yang cukup – bahkan berlebihan, dan sekian vitamin serta mineral utama. Ia juga merupakan pertahanan yang baik melawan penyakit-penyakitlama yang diakibatkan oleh kekurangan gizi seperti penyakit kudis dan pellagra. Namun, soal-soal nutrisi yang nampak di permukaan bisa mengicuh. Jalinan antara bagaimana orang di negara-negara industri makan dan bagaimana mereka hidup dan mati telah membuat orang meragukan menu mewah. Kaitan-kaitan demikian telah memaksa para ahli untuk menilai suatu menu dalam konteks gaya hidup tertentu.

6 Tips Sederhana dan Efektif Untuk Mendapatkan Kulit Cantik

berminyak6 Tips Sederhana dan Efektif Untuk Mendapatkan Kulit Cantik – Cara Anda terlihat akan memberikan kesan pertama tentang diri Anda dimata orang lain. Penampilan Anda adalah satu-satunya cara dimana orang biasanya merasa perlu untuk memiliki kulit yang sehat.

Berikut ini adalah daftar semua alasan/penyebab kerusakan kulit serta tips yang efektif untuk mengobatinya:

1. Dehidrasi Kulit:
Sama seperti kebutuhan untuk memuaskan dahaga dan menghindari penderitaan tenggorokan yang kering, maka kita juga perlu untuk melembabkan kulit dan tidak akan membiarkan kulit menjadi kering karena sel-sel kulit yang terdiri dari air harus diisi ulang di secara berkala untuk menjaga kulit terhidrasi sepanjang waktu yang hanya dimungkin dengan peningkatan konsumsi air minum.

2. Merokok:
Kebiasaan ini biasanya di lakukan oleh mereka yang merasa terlalu stres dan mulai banyak pikiran. Mereka merokok untuk mengurangi stress. Akan tetapi bukannya mengurangi stress, merokok justru akan meningkatkan efek negatif lainnya pada tubuh. Merokok akan mengakibatkan kulit kering dan juga berbagai masalah serius lainnya seperti masalah pernapasan dan jantung.

3. Kerusakan Akibat Sinar Matahari
Beberapa jam di bawah sinar matahari setelah musim dingin mungkin akan membuat Anda sangat bahagia namun hanya perlu sedikit waktu untuk matahari menyebabkan kerusakan pada kulit yang bisa berlangsung selama seumur hidup jika perawatan yang tepat tidak dilakukan.

4. Berkurangnya Aktivitas Fisik
Kurangnya aktifitas fisik akan meningkatkan berat badan. Selain masalah berat badan, kurangnya sinar matahari juga akan membuat kulit kurang bersinar yang disebabkan kurangnya aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh sel-sel kulit dalam tubuh.

5. Kurangi MakeUp
Bila Anda tidak harus pergi menghadiri sebuah pesta atau kesempatan khusus maka sebaiknya Anda tidak menggunakan make-up seperti concealer, foundation atau apa pun meskipun semua ini akan meningkatkan penamilan. Tapi apakah Anda pernah bertanya-tanya apakah pengaruh dari makeup yang Anda gunakan pada kulit. Ini bukan berarti bahwa semua makeup harus dibuang ke tong sampah. Anda bisa menggunakannya untuk hari-hari tertentu sedangkan hari-hari lainnya hanya perlu toner dan pelembab bersama dengan tabir surya.

6. Menggunakan Tabir Surya
Untuk mencegah matahari menyebabkan kerusakan pada kulit, Anda perlu menggunakan tabir surya yang akan mencegah kulit terkena penyakit kanker, penuaan dini dan ruam kulit yang semuanya akibat dari terlalu banyak terkena paparan sinar matahari pada kulit tanpa perlindungan. Gunakan tabir surya setiap kali Anda beraktifitas di luar ruangan meskipun matahari tidakl terlalu bersinar terang.

Selian dengan mengikuti tips sederhana diatas, cara lain untuk mendapatkan kulit cantik yaitu dengan cara mengkonsumsi suplemen pemutih kulit Pure Collagen. Suplemen ini akan bekerja langsung dari dalam tubuh dan dengan kandungannya yang terbuat dari bahan-bahan alami menjadikan suplemen ini cocok dan aman dikonsumsi untuk segala jenis kulit baik pria maupun wanita dan tanpa menimbulkan efek samping yang buruk. Apabila Anda penasaran dan ingin mencoba produk tersebut, Anda bisa mendapatkannya di onlineshop terpercaya berikut http://etnisa.com/pure-collagen/. Terima kasih dan semoga bermanfaat

Sekian penyakit “degenerasi” membunuh ratusan ribu orang yang belum lagi mencapai usia tujuh puluh tahun

jantungTak seorang pun yang bisa menyatakan seberapa lama manusia umumnya secara biologis dirancang untuk hidup di tengah-tengah dunia yang bersih dari bermacam pengaruh lingkungan yang negatif. Akan tetapi bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa tingkat penyakit kardiovaskular dan kanker di kalangan masyarakat makmur, sama halnya dengan tingkat penyakit menular di kalangan masyarakat miskin, mencerminkan kebiasaan dan tempat tinggal mereka. Di samping sifat genetis perorangan yang tak menguntungkan, makan berlebihan, terlalu banyak duduk, dan rokok sernuanya kelihatannya menggalakkan serangan jantung serta sekian penyakit kardiovaskular lainnya. Kehidupan yang penuh persaingan dan tekanan, menurut beberapa riset mutakhir, juga bisa mempersingkat umur. Tingkat moralitas keseluruhan, yang umumnya disebabkan oleh penyakit jantung koroner, di antara mereka yang berumur limapuluh hingga tujuhpuluh tahun telah mengalami peningkatan obat sakit diabetes alami di beberapa negara maju semenjak tahun 1950.

Bagi kaum pria yang hampir melampaui umur pertengahan, risiko penyakit jantung yang relatif baru telah meningkat, sementara bahaya lama akibat penyakit-penyakit menular tak bisa ditekan lebih jauh. lagi. Menurut data-data dari negara-negara makmur di tiga benua, 50 hingga 60 persen dari semua kematian koroner menewaskan mereka yang berumur di bawah tujuhpuluh lima tahun; dan 15 hingga 25 persen dari semua kematian ini mencakup mereka yang berumur di bawah limapuluh lima tahun Dengan memperhitungkan banyaknya keragaman antar-negara dan antar-kebudayaan dalam hal pola kanker, sebagian besar penelitian menandaskan bahwa sekitar 70 hingga 90 persen dari seluruh penyakit kanker boleh dikata bersumber dari sebab-sebab lingkungan.

Banyak sumber kanker yang belum ditemukan, tapi beberapa di antaranya sudah diketahui dan beberapa lagi dicurigai keras, seperti asap rokok, berbagai faktor diet, radiasi ultraviolet yang ber-ion serta zat-zat kimiawi dan polutan tertentu termhsuk dalam sumber-sumber penyakit yang belum tergarap sama sekali. Oleh karena kanker umumnya berasal dari faktor lingkungan dan bukan faktor genetis, secara teoritis sebagian besar kanker bisa dihindari. Dan oleh karena 65-80 persen dari semua kematian akibat kanker di banyak negara maju menyerang mereka yang berumur dibawah tujuhpuluh lima tahun, dan 16 hingga 25 persen menyerang mereka yang berummur di bawah limapuluh lirna tahun, kanker tak bisa begitu saja didalihkan sebagai penyakit “degenerasi” karena usia tua .

Penelitian biosintesa menunjukkan bahwa rantai-rantai peptida imunoglobulin dibentuk masing-masing

Sebagai satu kesatuan tunggal dan tidak sebagai dua belahan yang kimudian disatukan, besar sekali kemungkinan bahwa gen V dan C yang sesuai harus bergabung dulu untuk membentuk satu sistron. penemuan protein-protein mieloma dari pelbagai subkelas tetapi dengan susunan asam amino daerah Vrantai panjang yang identik pada orang yang sama dan adanya idiotipe yang sama (penentu antigenik dari daerah V, bandingkan hal. 48) pada antibodi-antibodi IgM dan IgG pada kelinci yang sama memberikan kesan yang sangat meyakinkan bagi adanya cara pengobatan penyakit diabetes secara alami gen daerah V dan C yang  terpisah dengan gen  V berpindah dari gen C yang satu ke yang lain dengan berubahnyi kelas antibodi. Anggapan bahwa genom mengandung sejumlah bisa  gen V menimbulkan beberapa masalah.

Kendati ada keberatan-keberatan ini, terdapat suatu kelompok opini yang luas yang menyukai pandangan garis kuman – atas dasar beberapa alasan yang kuat.

analis(1) Alasan pertama ialah adanya subkelompok rantai pendek. Bila urutan asam amino dari bagian variabel rantai pendek x rnieloma manusia diperiksa, dan bila tidak diperhitungkan posisi-posisi yang , sangat variabel yang agaknya berhubungan dengan tempat pengikat antigen, maka sisa daripada daerah N-akhir berbentuk tiga pola asam amino yang berlainan (subkelompok VI1, VkII, dan VkIII); tiap rantai K tergolong dalam satu dari tiga pola ini, dan semuanya terdapat dalam serum tiap orang (variasi isotipik; hal a6). Hal ini tidak konsekuen dengan saru gen Vtunggal yang mengalami mutasi secara sembarangar. dan karena itu harus sekurang-kurangnya ada tiga gen V yang berlainan yang berhubungan dengan spesifitas k. Pemikiran yang sama membawa kita pada pandangan bahwa sekurang-kurangnya ada lima gen V yang berhubungan dengan spesifisitas.

(2) Bukti lain ialah ditemukannya hasil-hasil daerah V yang identik dan ditemukan pada orang-orang yang berlainan. Dengai demikian jenis-jenis mencit tertentu dengan tepat bereaksi plda imunisasi dengan dekstran yang mengandung penentu-penentu (1,3), tiap binatang menghasilkan antibodi dari idiotipe yang sama; percobaan pembiakan menunjukkan bahwa kelakuan ini ada hubungan dengan suatu gen garis kuman yang secara genetik terletak dekat sekali pada pertanda alotipik rantai panjang dari daerah konstan Bila binatang diimunisasi sehingga mendapatkan respons antibodi dengan klonalitas terbatas (misalnya menyuntikkan DNF yang dihubulgkan dengan Gramisidin S) banyak dari klon yang dihasilkan pada pelbagai binatang adalah identik pada pemeriksaan isoelektrik dan banyak yang mengandung penentu idiotipe yang sama.

Untuk menunjukkan adanya sel-sel pembentuk IgG perlu ditambah ikatan komplemen pada kompleks sel darah merah

670Antibodi IgG dengan menambahkan terlebih dahulu serum kelinci anti-IgG; dengan demikian akan terbentuk plakdaerah bebas sel darah merah yang ddak langsung dan dapat dipakai untuk menghitung sel-sel pembuat antibodi dalam pelbagai subkelas imunoglobulin bila serum-anti dari kelinci yang sesuai tersedia. Cara ini dapat diperluas dengan membungkus sel darah merah dengan suatu antigen seperti polisakarida pneumokokus atau dengan menggabungkan obat herbal penyakit diabetes melitus kelompok-kelompok hapten pada permukaan sel darah merah.

Teknik roset

Bila limfosit dieram misalnya dengan sel darah merah domba, limfosit yang memiliki reseptor permukaan terhadap sel darah merahtersebut akan mengikatnya sehingga terbentuk roset (Gamb ar 3.20). Pada pengeraman yang lebih lama, sel-sel limfoid yang mengeluarkan antibodi akan dikelilingi oleh suatu kelompok sel darah merah(Gambar 3.20b). Oleh Biozzi teknik ini dinamakan perlengketan selimun atau imunositoadherensi (irnmunocytoadberence), dan dapat dimodifikasi dengan menggunakan sel-sel darah merah dari pelbagaispesies atau dengan membungkus pelbagai antigen menjadi sel darah merah yang isolog. Variasi lain ialah perlengketan kuman pada Iimfosit peka antigen yang sesuai.Limfosit-B dan – T kedua-duanya dapat membentuk roset dandapat dihalangi pembentukar, -r.t.ry, bila terlebih dahulu ditambahkan serum-anti rantai pendek.

Dalam biakan yang dierambeberapa jam, sel-sel-B tetap akan memiliki kemampuan membentuk roset tetapi sel-sel-T akan kehilangan kemampuan demikian,sehingga timbul kesan bahwa reseptor sel darah merah yang menyerupai Ig hanya terikat secara longgar seperti misalnya bila didapatkan sebagai antibodi sitofil (bandingkan hal. 66). Yang mendukung pandangan ini ialah pengamatan Cooper bahwa sel-Tpada ayam yang telah mengalami bgrsektomi hanya akan membentuk roset dengan sel darah merah domba bila ada suntikanantibodi antisel domba. Harus ditekankan di sini bahwa roset yang dibicarakan di sini dibentuk oleh sel-sel minoritas yang bersifat khusus untuk sesuatu antigen dan harus dibedakan dari “roset yang tidak khusus” seperti dibentuk oleh sel-sel-T manusia dengan seldarah merah domba.

Pembentukan fokus

Setelah pemindahan sel-sel limfoid yang relatif sedikit pada penerima yang telah mengalami penyinaran, suatu tantangan antigen akan menghasilkan fokus sel-sel pembenilk antibodi yang rupanya berasal dari limfosit-limfosit tunggal yang peka antigen. Denganpemindahan berturut-turut fokus demikian, dapatlah dibiak klon-klon tunggal sel-sel pembentuk antibodi.

Hipersensitivitas Tipe Lambat dengan Perantaraan Sel (Cell-Mediated)

Hipersensitivitas bentuk ini ditemukan pada beberapa reaksi alergi terhadap bakteri, virus, dan jamur; pada dermatitis kontak karena kepekaan terhadap zat-zat kimia sederhana tertentu dan pada penolakan transplantasi jaringan. Mungkin contoh paling terkenal adalah reaksi Mantoux yang timbul pada penyuntikan tuberkulin di kulit seseorang yang sebelumnya telih mendapat infeksi mikobakterium di mana menimbulkan keadaan cell-mediated immunity (CMI).Reaksi tersebut menimbulkan eritema dan indurasi khas (Gambar 5. 14c) yang terlihat setelah beberapa jam (karena itu disebut tipe lambat), mencapai maksimal pada 24-48 jam, yang kemudian menyusut. Secara histologik permulaan reaksi terlihat seperti suatu lipatan perivaskular (perivascular cuffing) yang terdiri dari sel-sel mononuklear kemudian disusul eksudasi lebih hebat oleh sel-sel mono dan sel-sel PMN.

guejeKemudian terjadi migrasi keluar dari lesi, meninggalkan sisa yang terutama infiltrat sel-sel mononuklear yang terdiri atas limfosit dan sel makrofag seri monosir (Gambar 6.15b). Ini berbeda sekali dengan reaksi Arthus di mana sel-sel polimorf lebih esensial (Gambar 6.15a). Reaksi-reaksi yang serupa dengan protein yang larut ditemui pada obat alami buat penyakit diabetes sensitisasi yang disebabkan oleh antigen yang dicampurkan ke dalam adjuvan Freund lengkap. (hal. 92). Jika binatang diberikan anrigen saja atau dalam adjuvan Freund yang tidak lengkap (yang tidak mengandung mikobakteria), keadaan hipersensitivitas tipe lambat dan reaksi kulit terjadi dalam waktu yang lebih singkat. Keadaan tersebut dikenal sebagai sensitivitas tones-Mote yang sekarang dinamakan hipersensitivitas basofil. kulit karena sebagian besar infiltrat pada lesi kulit terdiri dari basofil.

DASAR SELULAR

Tidak seperti bentuk-bentuk hipersensitivitas yang telah dibicarakan, reaksi tipe lambat tidak dapat dipindahkan dari orang yang peka ke orang yang tidak peka melalui antibodi serum; sel-sel limfoid, terutama sel limfosit kecil memegang peranan. Jadi pada marmot dengan reaksi kulit negatif terhadap iuLerkulin memberikan reaksi positif setelah penyuntikan sel-sel eksudat peritoneal (yang berisi limfosit dan makrofaga), sel-sel kelenjar limfe, atau sel-sel perifer darah dari donor yang peka rerhadap basil tuberkel (terutama bila donor dan resipien secara histologis sesuai, dengan demikian sel-sel’ yang dipindahkan tidak dirolak oleh reaksi transplantasi).

PERLEKATAN OPSONIK (FC) ANTIBODI IgG

Pada penggabungan dengan antibodi IgG, antigen-antigen mengembangkan perlekatan yang meninggi terhadap lekosit-lekosit berinti polimorf dan makrofaga-makrofaga melalui tempat penggabungan Fc IgG khusus yang terdapat pada permukaan sel-sel ini. Misalnya kuman yang tertutup antibodi menjadi “siap untuk diopsonim” – yaitu “siap untuk disantap” atatr “enak untuk fagosit” – dan akan melekat pada fagosit-fagosit; pada gilirannya keadaan ini memudahkan pengepungan dan kemudian pencernaan jasad renik. Perlekatan opnosik dan reaksi-reaksi perlekatan irnan yang serupa dan meliputi pengikatan melalui komponen-komponen komplemen (lihat bawah), sangat penting dalam pertahanan tubuh terhadap infeksi. Perlekatan opsonik juga berperan dalam penyingkiran limfosit dari peredaran oleh serum antilimfosit, dan penyingkiran sel darah merah oleh oto-antibodi pada anemia hemolitik otoimun. Pembunuhan secara ekstraselular sel-sel sasaran yang terbungkus antibodi (lihat hal. 1 81) tergantung pada obat alternatif penyakit diabetes perlekatan pada penerima Fc pada permukaan sel efektor.

PERANGSANGAN

Struktur-antibodi-yang-khas

Suatu fenomena yang tidak terduga-duga terlihat dalam hal antibodi-antibodi terhadap komponen permukaan sel kadangkadang tidak berakibat reaksi-reaksi sitotoksik seperti yang dibicarakan di bawah ini, tetapi malah merangsang sel. Ini mungkin terjadi bila antibodi-antibodi diarahkan terhadap penerima-penerima pada permukaan yang dapat menimbulkan isyarat perangsang bila dicetuskan melalui penggabungan dengan antibodi. Contoh-contoh:

(i)    Transformasi dan mitosa yang ditimbulkan pada limfosit kecil oleh serum antilimfosit dan serum antiimunoglobulin secara inoitro. Yang terakhir bergabung dengan imunoglobulin penerima-antigen pada permukaan sel dan meniru pergbahan-perubahan konfigurasi yang dihasilkan oleh antigen yang mengaktifkan sel.

(ii)    Degranulasi mastosit manusia oleh serum anti IgE. Anti IgE menimbulkan urutan perubahan yang sama seperti antigen khusus yang bergabung dengan molekul IgE yang terikat pada permukaan.

(iii)    Perangsangan sel-sel tiroid oleh otoantibodi yang ada dalam serum penderita dengan tirotoksikosa.

(iv)    Pembelahan partenogenesa telur ubur ubur oleh antibodi.

Rangsangan dapat pula dilihat pada tingkat molekul seperti pada peningkatan aktivitas enzim varian -varian tertentu dari penisilinasa dan B-galaktosidasa yang disebabkan oleh penambahan antibodi yang sesuai dan yang menimbulkan perubahan-perubahan alosterik dalam konformasi enzim.

Sel Kanker Dan Reaksi Alograf

Kesanggupan untuk menolak jaringan-jaringan yang dicangkok itu dapat diikuti jauh ke belakang rangka evolusinya, bahkan sampai pada cacing-cacing anelida. Namun kemampuan ini tidak merintangi ahli bedah pencangkokan; bahkan ini dapat memberikan keuntungan dalam pertahanan hidup pada tuan rumah. Suatu kemungkinan yang diajukan oleh Lewis Thornas ialah suatu sistem imunologik yang menjaga sel-sel tubuh, memperhatikan sel-sel yang terganggu yang akan meniadi ganas. Untuk bekerjanya mekanisme pengawasan imanologik ini, sel-sel kanker harus menunjukkan suatu antigen permukaan yang baru yang dapat dikenal oleh sel-sel limfoid dan memang sering dilakukan demikian. Demikianlah adanya, KHU itu bagian dari suatu sistem yang tak disangsikan untuk perubahan-perubahan tanda pada’diri sendiri’ dan oleh karena itu bertanggung jawab secara vital dalam pengenalan sel-sel ganas (neoplastik) dan dalam pengembangan otoimunitas.

salahSuatu keadaan hambatan alogenik ditempatkan sebagai bukti bahwa antigen-antigen histokompatibilitas dapat merangsang reaksi interselular secara bebas dari pengenalan mekanisme-mekanisme secara imunologik yang biasa dan di samping itu dapat menghancurkan sel-sel tumor atau paling tidak menghambat kecepatan obat penyakit diabetes melitus pertumbuhannya. Sebagai contoh, meskipun nyatanya bahwa keturunan F1 (AB) tidak akan bereaksi terhadap sel-sel parental (A dan B) dalam pencangkokan kulit yang biasa atau cangkokan terhadap keadaan-keadaan tuan rumah, sel-sel tumor tumbuh dengan baik pada tuan rumah singeneik daripada keturunan F1 semisingeneik. Lebih lanjut limfosit-limfosit-F 1 yangbercampur dengan fitohemaglutinin diaktifkan untuk mempertahankan pertumbuhan fibroblas parental pada biakan lapisan tunggal, tetapi tidak pada limfosit-limfosit singeneik parental.

Sebelum menolak keterangan imunologik yaoglazim ada dua kemungkinan yang harus ditiadakan: (i) sebuah gen resesif dari parental yang diberi tanda untuk suatu antigen histokompatibilitas, dan (ii) pembentukan suatu spesifisitas antigenik baru pada permukaan sel oleh posisi juxta dari 2 antigen A pada orang tua sebagai perbandingan dengan A dan B pada keturunan F1. Penderita-penderita limfoma Burkitt dapat menghasilkan antibodi-antibodi serum yang bereaksi dengan antigen-antigen pada selnya sendiri dan pada tumor-tumor Burkitt lain yang dikuasai oleh suatu organisma yang menyerupai herpes, virus Epstein-Barr (EB). Sel-sel limfoid dari penderita-penderita neuroblastoma, kadang-kadang sitotoksik untuk (atau bagian pelindung daripada) sel-sel tumornya sendiri dan dari neuroblastoma in vitro.

Bagan vaksinasi dan cara imunisasi mutakhir yang digunakan di Inggris tercantum dalam apendiks

Imunodefisiensi Primer Berdasarkan pendapat bahwa banyak hal yang mengarah pada kesalahan, terjadi maka dikatakan bahwa perkembangbiakan imunodefisiensi pada manusia telah diketahui. Ini digolongkan pada Tabel 7.3 bersama-sama dengan beberapa contoh yang paling jelas (dan jarang diberitakan). Telah kim tekankan sebelumnya bahwa peranan antar komplemen, antibodi, dan unsur-unsur yang menyusun sel fagositik merupakan obat tradisional untuk kencing manis basah dasar mekanisme pertahanan segi tiga melawan infeksi-infeksi piogenik (pembentuk nanah) yang mimerlukan opsonisasi terlebih dahulu sebelum fagositosis.

imunisasiPenderita-penderita defisiensi sel-T sudah tentu memberikan suatu pola infeksi tertentu yang berbeda, peka pada virus-virus itu dan jamur yang secara normal diberantas oleh kekebalan dengan perantaraan sel. Keganasan-keganasan dan otoantibodi dengan atau tanpa penyakit otoimun yang relatif sering terjadi telah tercatat pada penderita-penderita imunodefisiensi tetapi alasan dalam hubungan ini masih masih belum jelas, meskipun kegagalan dalam mengatur sel-T atau ketidakmampuan dalam mengendalikan kunci inieksi-infeksi virus adalah di sekitar hasil perneriksaan yang teliti.

Defisiensi kekebalan bawaan

Pada penyakit granulomata.kronik monosit dan sel-sel polimorf tidak dapat membuat hidrogen peroksida karena suatu caiat pada enzim-enzim pernafasan yang secara normdl diaktifkan bleh fagositosis. Beberapa bakteri mendukung hal tersebut karena mereka membentuk H2O2 melalui proses metabolismenya sendiri tetapi bila bakteri-bakteri ini bersifat katalasa-positif, peroksida itu akan dipecahkan dan bakteri tersebut dapat bertahan hidup. Jadi sel-sel polimorf penderita siap mencerni stafilokokus kaialasa positif dengan bantuan antibodi dan komplemen tetapi tidak dapat memburruh mereka secara intraselular.

Pada penyakit Chediak- Higashi (nama yang indah), susunan dan fungsi lisosom tidak normal dan penderita akan kalah dengan infeksi piogenik yang mungkin fatal. Di antara keadaan.keadaan yang jarangditemukan, kekurangan mieloperoksidasa dikaitkan dengan kepekaan terhadap kandidiasis sistemik, semenrara kekurangan respons sel polimorf ierhadap rangsangan kemotaktik menandakan gelala kemalasan lekosit. Kerusakan komplemen, suatu unsur penting lain pada sistem kekebalan bawaan dibicarakan pada bab lain.

Defisiensi sel-B

Pada a-y-globulinemia kongenital Bruton pembentukan imunoglobulin sangat kurang dan ditemukan. sedikit folikel-folikel limfoid atau sel plasma pada biopsi kelenjar limfe. Anak-anak itu menjadi sasaran infeksi kuman piogenik berulang-ulang – Stapbylococcus aureus, Streplococcus pyogenes dan pneamoniae, Neisseria meningitidis, Haemophihs influenzae – dan oleh protozoa yang jarang ditemukan, Pneumocystis carinii, yang menyebabkan suatu pneumonia yang aneh.

Kekebalan Didapat (Acquired immunity)

Berdasarkan masalah teleologis (yang biasanya memberi jawaban benar terhadap alasan yang salah), badan harus memperkembangkan suatu molekul dengan kemampuan intrinsik untuk mengaktifkan komplemen dan fagositosis tetapi yang dapat disesuaikan sehingga cocok dengan setiap kelompok yang terdiri atas bermacam-macam jasad renik sehingga masing-masing menjadi peka terhadap gabungan sistem komplemen-fagosit. Perhatikan, ini terlihat sepintas dan kita terpesona dan menyebutnya – ANTIBODI! Suatu imunoglobulin dari kelas tertentu, misalnya IgGl, merangsang kegiatan komplemen melalui jalan tersendiri (klasik) melalui obat herbal penyakit diabetes pengikatan C1q pada bagian CH2-nya sehingga terbentuk C3 konvertasa; bagian C63 berikatan dengan reseptor-reseptor Fc spesifik pada fagosit dan agaknya merangsang fagositosis (bandingkan dengan Gambar 2. 14, halaman 37).

Sistem-Kekebalan-TubuhKeseluruhan molekul melekat pada, benda asing yang masuk melalui tempat pengikatan antigen pada bagian variabel, dan tubuh memperkuat pertahanannya dengan memproduksi molekul-molekul antibodi dengan berbagai macam kekhususan untuk mengikat. Sistem limfosit-B berkembang sesuai dengan pembentukan antibodi-antibodi dan dengan hanya mengizinkan setiap limfosit menghasilkan suatu jenis antibodi saja dengan keluwesan yang dipunyainya. Walaupun limfosit-limfosir mencukupi untuk memproCuksi berbagai macam antibodi, ini akan merupakan pemborosan bila memelihara banyak sekali limfosit-limfosit yang mampu bereaksi dengan antigen-antigen yang ddak akan ditemui oleh tubuh.

Sistem cerusan klon (clonal trigerring) dan pembuatan sel-sel pengingat menjamin tubuh hanya akan memusatkan perhatian pada kebutuhan pokok terhadap antigen-antigen yang memang betulbetul ditemui, sambil menghimpun kekuatan untuk menandakan reaksi terhadap jasad renik yang tidak diketahui yang mungkin menginfeksi tubuh di kemudian hari tiap saat. Kemampuan untuk menyusun sel-sel pengingat sebagai reaksi terhadap infeksi biasa, tentu saja adalah menjadi dasar kekebalan didapat yang berbeda dengan kekebalan alam, tetapi sesungguhnya hanya sederhana karena antibodi adalah merupakan suatu alat dari kekebalan didapat yang dapat meningkatkan kerja kekebalan alam. Cara kerja dimana IgA-antibodi yang menghasilkan perlindungan pada cairan-cairan  tubuh luar, air mata, ludah, sekresi hidung, dan cairan yang membasahi usus halus (yang disebut “copro antibodi”) dan paru-paru yang belum begitu jelas teorinya.