Perbaikan Dalam Berbagai Segi Kualitas Hidup

quality hidupTampaknya menjadi faktor paling penting sehingga banyak yang menjadi pelaku olahraga yang teratur. Malalah RUNNER’S WORLD mempublikasikan hasil survei olahraga terhadap 700 pelanggannya di tahun 1990. Perhatikan berbagai macam alasan menjalani program olahraga. Alasan-alasan utama ini semua berkaitan dengan kualitas hidup. Lebih lanjut bagian bawah daftarnya adalah alasan untuk menyelamatkan jiwa yang dianggap para profesional merupakan yang paling memotivasi. Hanya 42 persen mengidentifikasi pencegahan penyakit jantung sebagai alasan berolahraga.

Riset medis terus mengungkapkan lebih banyak lagi kegunaan berolahraga pada kualitas hidup. Para periset Harvard akhir-akhir ini mencatat bahwa olahraga mengurangi risiko mengembangkan diabetes pada masa dewasa.al Sedikitnya satu kali Iatihan per minggu mengurangi risiko diabetes sebanyai( 29 persen. Efek pencegahan tidak hanya mengakibatkan penurunan berat badan. Riset pendahuluan lain menunjukkan bahwa olahraga bisa membantu mencegah kehilangan pendengaran.

Dr. Helaine M. Alessio dan rekannya dari Miami University di Ohio memaparkan 28 orang pada suara yang relatif nyaring (100 desibel). Subyek paling sehat menguasai kapasitas pendengaran yang lebih besar dari mereka yang tidak sesehat itu. Satu penjelasan untuk perbedaan itu adalah olahraga teratur bisa memperbaiki aliran darah yang sarat dengan oksigen melalui pembuluh darah yang kecil dalam telinga. Sebagai suatu kesaksian terhadap cakupan luas manfaat berolahraga, ketrka Center for Disease Control dan American College of Sports Medicine menerbitkan rekomendasi di tahun 1995, mereka menyajikan suatu jadwal ideal “olahraga tiap hari.” Berlalu sudah zaman yang menganjurkan bahwa tiga hari dalam seminggu itu cukup.

Dalam kata-kata laporannya, “Tiap orang dewasa A.S harus mengumpulkan waktu 30 menit atau lebih untuk aktivitas fisik sedangintensif pada sebagian besar, sebaiknya semua, hari-hari dalam satu minggu. Dalam Bab 2 tentang kanker, perhatian dipusatkan pada pentingnya berolahraga terhadap sistem kekebalan. Di situ kita melihat beberapa riset mendukung yang telah memperlihatkan kemampuan berolahraga untuk mengurangi kanker secara umumaa serta memberikan bantuan khusus untuk kanker-kanker yang menghancurkan seperti kanker paru-paru, kolon, rahim, ovari, vagina, dan serviks.

Beberapa alasan sehingga olahraga mempunyai efek rangsangan luas begitu terhadap sistem kekebalan diberikan. Sejumlah sel imun penyerang dar, zat-zat kimia alami bertambah dengan berolahraga. Manfaat sama pada sistem kekebalan yang membantu mencegah kanker pengancam jiwa bisa juga membantu mencegah penyakit yang mengganggu sehari-hari seperti batuk, selesma, dan flu. Tidak cukup jelas seberapa banyak olahraga yang diperiukan untuk mencegah kanker; akan tetapi, konsistensi tampaknya menjadi faktor penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *