Persyaratan Membuat Pakan Ayam

Persyaratan Membuat Pakan Ayam

Dalam membuat pakan, ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan agar efisicnsi biaya dan kualitasnya tetap terjaga setelah pada artikel sebelumnya kita membahas tentang Meramu Pakan yang Komplit dan Pemberian Air Minum nah sekarang kita akan membahas Persyaratan Membuat Pakan Ayam. Syarat-syarat tersebut sebagai berikut.

Pilih bahan makanan ayam yang tidak banyak digunakan oleh manusia supaya harganya murah. Bahan yang digunakan manusia, seperti beras, kacang hijau, atau gandum, cenderung berharga mahal. Bahan makanan yang sebaiknya dipilih adalah limbah pertanian, seperti dedak, bekatul, bungkil kedelai, atau bungkil kelapa. Limbah dapur juga bisa dipilih.

Meskipun bahannya berupa limbah, pasrikan bahwa bahan-bahan yang dipilih tidak mengandung racun atau bibit penyakit. Limbah yang telah busuk atau tengik jangan digunakan karena potensial mengandung racun dan bibit penyakit.

Selain berharga murah, bahan yang dipilih harus memiliki tingkat ketersediaan mencukupi atau tinggi.

Juga harus diingat bahwa pakan yang baik adalah pakan yang memenuhi kebutuhan gizi ayam. Setiap kg berat badan ayam membutuhkan 8 gram protein, 3 gram lemak, dan 20—25 gram karbohidrat. Protein harus seimbang antara protein hewani dan protein nabati. Pada masa produktif, ayam memiliki berat badan 2 kilogram dan membutuhkan pakan 85 gram per hari dengan kandungan protein rata-rata antara 16-17 gram. Jadi, pakan harus dibuat sesuai dengan ketersediaan bahan, tetapi memenuhi standar kebutuhan ayam, sehingga gizi ayam tercukupi.

Keseimbangan zat gizi juga sangat dibutuhkan. Ransum yang kekurangan salah satu unsur gizi akan mengakibatkan ayam makan secara berlebihan untuk mencukupi kekurangan zat yang dikonsumsinya. Akibatnya, ayam akan menjadi gemuk dan kelebihan lemak. Bagi ayam petelur atau ayam pelung, kelebihan lemak akan menghambat proses reproduksi, sehingga produksi telur bisa berhenti.

Berikan makan secukupnya. Memberikan makan secara berlebihan hanya akan membuat makanan berhamburan ke mana-mana. Akibatnya, kandang akan menjadi kotor. Lalat dan tikus pun akan datang. Selain itu, penghamburan makanan merupakan pemborosan. Untuk mengatasinya, harus diperhatikan waktu pemberian pakan serta porsi yang tepatnya.

Harus dicari upaya agar makanan tddak dikais-kais oleh ayam. Ukuran tempat pakan ayam harus sesuai dengan peletakannya. Tempat pakan yang baik harus cukup menampung ransum serta bisa membuat ayam makan secara berbaris. Mulut tempat pakan harus cukup lebar bagi kepala ayam untuk mematuk. letakkan tempat pakan di luar jangkauan kaisan ayam unmk mengurangi pemborosan.

Perbandingan Kandungan Protein dengan Karbohidrat

Setelah diketahui rumus kebutuhan proteinnya, harus juga diketahui rumus perbandingan protein dengan hidrat arang yang dibutuhkan ayam per periodc. Cara mengetahuinya sebagai benkut.

  • Untuk ayam kuthuk (sejak lahir sampai berumur 3 bulan), perbandingan protein dan hidrat arang yang dibutuhkan 1 : 4
  • Untuk ayam dara (umur 3—5 bulan), perbandingan protein dan hidrat arang yang dibutuhkan 1 : 5.
  • LIntuk betina bertelur, perbandingannya 1 : 4.

Hidrat arang diperoleh dari dedak, beras, atau jagung, sedangkan vitamin dan mineral didapat dari tepung ikan dan sayuran hijau (seperd petsai, sawi, kangkung, selada, tauge, dan rumput-rumputan). Dalam hijauan daun terdapat juga protein, lemak, serat kasar, mineral, garam-garaman, dan berbagai vitamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *